Search Results for: download bokep indonesia full video

Ditunggang Janda Simpanan

KOLEKSI GADISSTIMhttp://koleksigadisstim.blogspot.my/


ONLINE STREAMING/DOWNLOAD

News: Bad Stepbrother In Law

Drama Korea Terbaru – Film Korea ‘W’ (2016) Full Episode Subtitle Indonesia Gratis Download

Drama Korea Terbaru – Film Korea ‘W’ (2016) Full Episode Subtitle Indonesia Gratis Download : Selamat sore sobat semua, wah capek banget nih sob soalnya banyak sekali tugas kuliah yang belum selesai. Tapi meskipun admin kingsemi sibuk, tidak ada kata untuk tidak menyapa kalian semua sob, karena apa ? saya melihat perkembangan jaman sekarang sangat pesat. Terutama tentang film terbaru 2016 sob.

CERITA DEWASA – Hadiah Ngentod Dari Sahabat

JARLENSEKS | Cerita dewasa | Cerita Mesum | Cerita sexGue punya sahabat namanya Olla kami jarang bertemu atau berjumpa sejak kami sudah berkeluarga hingga
anak kami bertumbuhya dewasa tapi kami selalu telpon atau sms menanyakan kabar jadi jalinan
persahabatan kami masih berlanjut sampai sekarang, ada saja yang kami bicarakan dari tanya kabar
anaknya, orang tuaya dan lain sebagainya.

Pada hari sabtu pagi Olla menelponku katanya dia habis pulang dari Magelang kota kelahirannya diamembawakan oleh oleh kecil untuk keluargaku.
Katanya Anaknya yang bernama Riko akan mengahantarkan oleh olehnya kerumahku kalau aku tidak keluar,
Ah terimakasih Olla sudah mengasih oleh oleh. Pasti dia membawa gethuk kesukaanku khas makananmagelang, gue pun tidak keluar menunggu kedatangan Riko kerumahku, yang mana hampir 15 tahun aku tidakpernah melihat Riko.
Malam itu Datanglah yang memakai mobil Jeep masuk kedalam rumahku, kuintip dari jendela. Dua oranganak tanggung turun dari jeep itu. Mungkin si Riko datang bersama temannya. Ah, jangkung bener anakOlla. Gue buka pintu. Dengan sebuah bingkisan si Riko naik ke teras rumah
“Selamat siang, Tante. Ini titipan mama untuk Tante Erna. Kenalin ini Bonny teman saya, Tante”. Rikomenyerahkan kiriman dari mamanya dan mengenalkan temannya padaku. Gue sambut gembira mereka.
Oleh-oleh Olla dan langsung Gue simpan di lemari es-ku biar nggak basi. Gue terpesona saat melihatanak Olla yang sudah demikian gede dan jangkung itu. Dengan gaya pakaian dan rambutnya yang trendysungguh keren anak sahabatku ini.
Demikian pula si Donny temannya, mereka berdua adalah pemuda-pemuda masa kini yang sangat tampan dansimpatik. Ah, anak jaman sekarang, mungkin karena pola makannya sudah maju pertumbuhan mereka jadisubur. Mereka Gue ajak masuk ke rumah. Kubuatkan minuman untuk mereka.
Kuperhatikan mata si Donny agak nakal, dia pelototi bahuku, buah dadaku, leherku. Matanya mengikutiapapun yang sedang Gue lakukan, saat Gue jalan, saat Gue ngomong, saat Gue mengambil sesuatu.
Ah, maklum anak laki-laki, kalau lihat perempuan yang agak melek, biar sudah tuaan macam Gue ini,tetap saja matanya melotot. Dia juga pinter ngomong lucu dan banyak nyerempet-nyerempet ke masalahseksual. Dan si Riko sendiri senang dengan omongan dan kelakar temannya. Dia juga suka nimbrung,nambahin lucu sambil melempar senyuman manisnya.
Kami jadi banyak tertawa dan cepat saling akrab. Terus terang Gue senang dengan mereka berdua. Dantiba-tiba Gue merasa berlGue aneh, apakah ini karena naluri perempuanku atau dasar genitku yang nggakpernah hilang sejak masih gadis dulu, hingga teman-temanku sering menyebutku sebagai perempuan gatal.Dan kini naluri genit macam itu tiba-tiba kembali hadir
Mungkin hal ini disebabkan oleh tingkah si Donny yang seakan-akan memberikan celah padaku untukmengulangi peristiwa-peristiwa masa muda. Peristiwa-peristiwa penuh birahi yang selalu mendebarkanjantung dan hatiku.
Ah, dasar perempuan tua yang nggak tahu diri, makian dari hatiku untukku sendiri. Tetapi gebu libidokuini demikian cepat menyeruak ke darahku dan lebih cepat lagi ke wajahku yang langsung terasa bengapkemerahan menahan gejolak birahi mengingat masa laluku itu.
“Tante, jangan ngelamun. Cicak jatuh karena ngelamun, lho”. Kami kembali terbahak mendengar kelakarRiko. Dan kulihat mata Donny terus menunjukkan minatnya pada bagian-bagian tubuhku yang masih mulusini.
Dan Gue tidak heran kalau anak-anak muda macam Donny dan Riko ini demen menikmati penampilanku.Walaupun usiaku yang memasuki tahun ke 42 Gue tetap “fresh” dan “good looking”. Gue memang sukamerawat tubuhku sejak muda.
Boleh dibilang tak ada kerutan tanda ketuaan pada bagian-bagian tubuhku. Kalau Gue jalan sama Oke,suamiku, banyak yang mengira Gue anaknya atau bahkan “piaraan”nya. Kurang asem, tuh orang.
Dan suamiku sendiri sangat membanggakan kecantikkanku. Kalau dia berkesempatan untuk membicarakanistrinya, seakan-akan memberi iming-iming pada para pendengarnya hingga Gue tersipu walaupun dipenuhirasa bangga dalam hatiku.
Beberapa teman suamiku nampak sering tergoda untuk mencuri pandang padaku. Tiba-tiba Gue ada ide untukmenahan kedua anak ini.
“Hai, bagaimana kalau kalian makan siang di sini. Gue punya resep masakan yang gampang, cepat dansedap. Sementara Gue masak kamu bisa ngobrol, baca tuh majalah atau pakai tuh, komputer si oom. Kamubisa main game, internet atau apa lainnya. Tapi jangan cari yang ‘enggak-enggak’, ya..”, Gue tawarkanmakan siang pada mereka.
Tanpa konsultasi dengan temannya si Donny langsung iya saja. Gue tahu mata Donny ingin menikmatisensual tubuhku lebih lama lagi.
Si Riko ngikut saja apa kata Donny. Sementara mereka buka komputer Gue ke dapur mempersiapkanmasakanku. Gue sedang mengiris sayuran ketika tahu-tahu Donny sudah berada di belakangku. Diamenanyaiku, “Tante dulu teman kuliah mamanya Riko, ya. Kok kayanya jauh banget, sih?”.
“Apanya yang jauh?, Gue tahu maksud pertanyaan Donny.
“Iya, Tante pantesnya se-umur dengan teman-temanku”.
“Gombal, ah. Kamu kok pinter nge-gombal, sih, Don”.
“Bener. Kalau nggak percaya tanya, deh, sama Riko”, lanjutnya sambil melototi pahaku.
“Tante hobbynya apa?”.
“Berenang di laut, skin dan scuba diving, makan sea food, makan sayuran, nonton Discovery di TV”.
“Ooo, pantesan”.
“Apa yang pantesan?”, sergapku.
“Pantesan body Tante masih mulus banget”.
Kurang asem Donny ini, tanpa kusadari dia menggiring Gue untuk mendapatkan peluang melontarkan kata-kata “body Tante masih mulus banget” pada tubuhku. Tetapi Gue tak akan pernah menyesal akan giringanDonny ini.
Dan reaksi naluriku langsung membuat darahku terasa serr.., libidoku muncul terdongkrak. Setapak demisetapak Gue merasa ada yang bergerak maju. Donny sudah menunjukkan keberaniannya untuk mendekat ke Guedan punya jalan untuk mengungkapkan kenakalan ke-lelakian-nya.
“Ah, mata kamu saja yang keranjang”, jawabku yang langsung membuatnya tergelak-gelak.
“Papa kamu, ya, yang ngajarin?, lanjutku.
“Ah, Tante, masak kaya gitu aja mesti diajarin”.
Ah, cerdasnya anak ini, kembali Gue merasa tergiring dan akhirnya terjebak oleh pertanyaanku sendiri.
“Memangnya pinter dengan sendirinya?”, lanjutku yang kepingin terjebak lagi.
“Iya, dong, Tante. Gue belum pernah dengar ada orang yang ngajari gitu-gitu-an”.
Ah, kata-kata giringannya muncul lagi, dan dengan senang hati kugiringkan diriku.
“Gitu-gituan gimana, sih, Don sayang?”, jawabku lebih progresif.
“Hoo, bener sayang, nih?”, sigap Donny.
“Habis kamu bawel, sih”, sergahku.
“Sudah sana, temenin si Riko tuh, n’tar dia kesepian”, lanjutku.
“Si Riko, mah, senengnya cuma nonton”, jawabnya.
“Kalau kamu?”, sergahku kembali.
“Kalau saya, action, Tante sayang”, balas sayangnya.
“Ya, sudah, kalau mau action, tuh ulek bumbu tumis di cobek, biar masakannya cepet mateng”, ujarkusambil memukulnya dengan manis.
“Oo, beres, Tante sayang”, dia tak pernah mengendorkan serangannya padaku.
Kemudian dia menghampiri cobekku yang sudah penuh dengan bumbu yang siap di-ulek. Beberapa saatkemudian Gue mendekat ke dia untuk melihat hasil ulekannya.
“Uh, baunya sedap banget, nih, Tante. Ini bau bumbu yang mirip Tante atau bau Tante yang miripbumbu?”.
Kurang asem, kreatif banget nih anak, sambil ketawa ngakak kucubit pinggangnya keras-keras hingga diaaduh-aduhan. Seketika tangannya melepas pengulekan dan menarik tanganku dari cubitan di pinggangnyaitu.
Saat terlepas tangannya masih tetap menggenggam tanganku, dia melihat ke matGue. Ah, pandangannya itumembuat Gue gemetar. Akankah dia berani berbuat lebih jauh? Akankah dia yakin bahwa Gue jugamerindukan kesempatan macam ini? Akankah dia akan mengisi gejolak hausku? Petualanganku? Nafsubirahiku?
Gue tidak memerlukan jawaban terlampau lama. Bibir Donny sudah mendarat di bibirku. Kini kami sudahberpagutan dan kemudian saling melumat. Dan tangan-tangan kami saling berpeluk. Dan tanganku meraihkepalanya serta mengelusi rambutnya.
Dan tangan Donny mulai bergeser menerobos masuk ke blusku. Dan tangan-tangan itu juga menerobosi BH-kuuntuk kemudian meremasi payudarGue. Dan Gue mengeluarkan desahan nikmat yang tak terhingga. Nikmatkerinduan birahi menggauli anak muda yang seusia anakku, 22 tahun di bawah usiaku.
“Tante, Gue nafsu banget lihat body Tante. Gue pengin menciumi body Tante. Gue pengin menjilati bodyTante. Gue ingin menjilati nonok Tante. Gue ingin ngentot Tante”.
Ah, seronoknya mulutnya. Kata-kata seronok Donny melahirkan sebuah sensasi erotik yang membuat Guemenggelinjang hebat. Kutekankan selangkanganku mepet ke selangkangnnya hingga kurasakan ada jendolanpanas yang mengganjal. Pasti kontol Donny sudah ngaceng banget.Cerita Sex Dewasa
Kuputar-putar pinggulku untuk merasakan tonjolannya lebih dalam lagi. Donny mengerang.Dengan tidaksabaran dia angkat dan lepaskan blusku. Sementara blus masih menutupi kepalGue bibirnya sudah mendaratke ketiakku.
Dia lumati habis-habisan ketiak kiri kemudian kanannya. Gue merasakan nikmat di sekujur urat-uratku.Donny menjadi sangat liar, maklum anak muda, dia melepaskan gigitan dan kecupannya dari ketiak kedadaku.
Dia kuak BH-ku dan keluarkan buah dadaku yang masih nampak ranum. Dia isep-isep bukit dan pentilnyadengan penuh nafsu. Suara-suara erangannya terus mengiringi setiap sedotan, jilatan dan gigitannya.
Sementara itu tangannya mulai merambah ke pahaku, ke selangkanganku. Dia lepaskan kancing-kancingkemudian dia perosotkan hotpants-ku. Gue tak mampu mengelak dan Gue memang tak akan mengelak.
Birahiku sendiri sekarang sudah terbakar hebat. Gelombang dahsyat nafsuku telah melanda danmenghanyutkan Gue. Yang bisa kulakukan hanyalah mendesah dan merintih menanggung derita dan siksanikmat birahiku.
Begitu hotpants-ku merosot ke kaki, Donny langsung setengah jongkok menciumi celana dalamku. Diakenyoti hingga basah kuyup oleh ludahnya. Dengan nafsu besarnya yang kurang sabaran tangannyamemerosotkan celana dalamku. Kini bibir dan lidahnya menyergap vagina, bibir dan kelentitku. Gue jadiikutan tidak sabar.
“Donny, Tante udah gatal banget, nih”.
“Copot dong celanamu, Gue pengin menciumi kamu punya, kan”.
Dan tanpa protes dia langsung berdiri melepaskan celana panjang berikut celana dalamnya. kontolnyayang ngaceng berat langsung mengayun seakan mau nonjok Gue. Kini Gue ganti yang setengah jongkok,kukulum kontolnya.
Dengan sepenuh nafsuku Gue jilati ujungnya yang sobek merekah menampilkan lubang kencingnya. Guemerasakan precum asinnya saat Donny menggerakkan pantatnya ngentot mulutku. Gue raih pahanya biar arahkontolnya tepat ke lubang mulutku.
“Tante, Gue pengin ngentot memek Tante sekarang”. Gue tidak tahu maunya, belum juga Gue puas mengulumkontolnya dia angkat tubuhku. Dia angkat satu kakiku ke meja dapur hingga nonokku terbuka. Kemudiandia tusukkannya kontolnya yang lumayan gede itu ke memekku.
Gue menjerit tertahan, sudah lebih dari 3 bulan Oke, suamiku nggak nyenggol-nyenggol Gue. Yangsibuklah, yang rapatlah, yang golflah. Terlampau banyak alasan untuk memberikan waktunya padaku.
Kini kegatalan kemaluanku terobati, Kocokkan kontol Donny tanpa kenal henti dan semakin cepat. Anakmuda ini maunya serba cepat. Gue rasa sebentar lagi spermanya pasti muncrat, sementara Gue masih belumsepenuhnya puas dengan entotannya.
Gue harus menunda agar nafsu Donny lebih terarah. Gue cepat tarik kemaluanku dari tusukkannya, Gueberbalik sedikit nungging dengan tanganku bertumpu pada tepian meja. Gue pengin dan mau Donny nembaknonokku dari arah belakang. Ini adalah gaya favoritku.
Biasanya Gue akan cepat orgasme saat dientot suamiku dengan cara ini. Donny tidak perlu menunggupermintaanku yang kedua. kontolnya langsung di desakkan ke memekku yang telah siap untuk melahapkontolnya itu.
Nah, Gue merasakan enaknya kontol Donny sekarang. Pompaannya juga lebih mantab dengan pantatku yangterus mengimbangi dan menjemput setiap tusukan kontolnya. Ruang dapur jadi riuh rendah.Selintas terpikir olehku, di mana si Riko. Apakah dia masih berkutat dengan komputernya? Atau diasedang mengintip kami barangkali? Tiba-tiba dalam ayunan kontolnya yang sudah demikian keras danberirama Donny berteriak.
“Dang, Riko, ayoo, bantuin Gue .., Dang..”.
Ah, kurang asem anak-anak ini. Jangan-jangan mereka memang melakukan konspirasi untuk mengentotku saatada kesempatan disuruh mamanya untuk mengirimkan oleh-oleh itu. Kemudian kulihat Riko dengan tenangnyamuncul menuju ke dapur dan berkata ke Donny
“Gue kebagian apanya Don?’
“Tuh, lu bisa ngentot mulutnya. Dia mau kok”.
Duh, kata-kata seronok yang mereka ucapkan dengan kesan seolah-olah Gue ini hanya obyek mereka. Dananehnya ucapan-ucapan yang sangat tidak santun itu demikian merangsang nafsu birahiku, sangat eksotikdalam khayalku. Gue langsung membayangkan seolah-olah Gue ini anjing mereka yang siap melayani apapunkehendak pemiliknya.
Gue melenguh keras-keras untuk merespon gaya mereka itu. Kulihat dengan tenangnya Riko mencopoticelananya sendiri dan lantas meraih kepalGue dengan tangan kirinya, dijambaknya rambutku tanpamenunjukkan rasa hormat padaku yang adalah teman mamanya itu.
Untuk kemudian ditariknya mendekat ke kontolnya yang telah siap dalam genggaman tangan kanannya.kontol Riko nampak kemerahan mengkilat. Kepalanya menjamur besar diujung batangnya.
Saat bibirku disentuhkannya aroma kontolnya menyergap hidungku yang langsung membuat Gue kelimpunganuntuk selekasnya mencaplok kontol itu. Dengan penuh kegilaan Gue lumati, jilati kulum, gigitikepalanya, batangnya, pangkalnya, biji pelernya.
Tangan Riko terus mengendalikan kepalGue mengikuti keinginannya. Terkadang dia buat maju mundur agarmulutku memompa, terkadang dia tarik keluar kontolnya menekankan batangnya atau pelirnya agar Guemenjilatinya.
Duh, Gue mendapatkan sensasi kenikmatan seksualku yang sungguh luar biasa. Sementara di belakang sanasi Donny terus menggenjotkan kontolnya keluar masuk menembusi nonoknya sambil jari-jarinya mengutik-utik dan disogok-sogokkannya ke lubang pantatku yang belum pernah Gue mengalami cara macam itu. Oke,suamiku adalah lelaki konvensional.
Saat dia menggauliku dia lakukan secara konvensional saja. Sehingga saat Gue merasakan bagaimanaperbuatan teman dan anak sahabatku ini Gue merasakan adanya sensasi baru yang benar-benar hebatmelanda Gue.
Kini 3 lubang erotis yang ada padaku semua dijejali oleh nafsu birahi mereka. Gue benar-benar jadilupa segala-galanya. Gue mengenjot-enjot pantatku untuk menjemputi kontol dan jari-jari tangan Donnydan mengangguk-anggukkan kepalGue untuk memompa kontol Riko.
“Ah, Tante, mulut Tante sedap banget, sih. Enak kan, kontolku. Enak, kan? Sama kontol Oom enak mana?N’tar Tante pasti minta lagi, nih”
Dia percepat kendali tangannya pada kepalGue. Ludahku sudah membusa keluar dai mulutku. kontol Rikosudah sangat kuyup. Sesekali Gue berhenti sessat untuk menelan ludahku.
Tiba-tiba Donny berteriak dari belakang, “Gue mau keluar nih, Tante. Keluarin di memok atau maudiisep, nih?”.
Ah, betapa nikmatnya bisa meminum air mani anak-anak ini. Mendengar teriakan Donny yang nampak sudahkebelet mau muncratkan spermanya,
Gue buru-buru lepaskan kontol Riko dari mulutku. Gue bergerak dengan cepat jongkok sambil mengangakanmulutku tepat di ujung kontol Donny yang kini penuh giat tangannya mengocok-ocok kontolnya untukmendorong agar air maninya cepat keluar.
Kudengar mulutnya terus meracau, “Minum air maniku, ya, Tante, minum ya, minum, nih, Tante, minum ya,makan spermGue ya, Tante, makan ya, enak nih, Tante, enak nih air maniku, Tante, makan ya..”.Cerita Sex Dewasa

Air mani Donny muncrat-muncrat ke wajahku, ke mulutku, ke rambutku. Sebagian lain nampak mengalir dibatang dan tangannya. Yang masuk mulutku langsung Gue kenyam-kenyam dan kutelan. Yang meleleh dibatang dan tanganannya kujilati kemudian kuminum pula.
Kemudian dengan jari-jarinya Donny mengorek yang muncrat ke wajahku kemudian disodorkannya ke mulutkuyang langsung kulumati jari-jarinya itu. Ternyata saat Riko menyaksikan apa yang dikerjakan Donny dianggak mampu menahan diri untuk mengocok-ocok juga kontolnya.
Dan beberapa saat sesudah kontol Donny menyemprotkan air maninya, menyusul kontol Riko memuntahkanbanyak spermanya ke mulutku.
Gue menerima semuanya seolah-olah ini hari pesta ulang tahunku. Gue merasakan rasa yang berbeda,sperma Donny serasa madu manisnya, sementara sperma Riko sangat gurih seperti air kelapa muda.
Dasar anak muda, nafsu mereka tak pernah bisa dipuaskan. Belum sempat Gue istirahat mereka mengajakGue ke ranjang pengantinku. Mereka nggak mau tahu kalau Gue masih mengagungkan ranjang pengantinkuyang hanya Oke saja yang boleh ngentot Gue di atasnya. Setengahnya mereka menggelandang Gue memaksamenuju kamarku.
Gue ditelentangkannya ke kasur dengan pantatku berada di pinggiran ranjang. Riko menjemput satutungkai kakiku yang dia angkatnya hingga nempel ke bahunya.
Dia tusukan kontolnya yang tidak surut ngacengnya sesudah sedemikian banyak menyemprotkan sperma untukmenyesaki memekku, kemudian dia pompa kemaluanku dengan cepat kesamping kanan, kiri, ke atas, ke bawahdengan penuh irama.
Gue merasakan ujungnya menyentuh dinding rahimku dan Gue langsung menggelinjang dahsyat. Pantatku naikturun menjemput tusukan-tusukan kontol legit si Riko. Sementara itu Donny menarik tubuhku agarkepalGue bisa menciumi dan mengisap kontolnya. Kami bertiga kembali mengarungi samudra nikmatnyabirahi yang nikmatnya tak terperi.
Hidungku menikmati banget aroma yang menyebar dari selangkangan Donny. Jilatan lidah dan kulumanbibirku liar melata ke seluruh kemaluan Donny.
Kemudian untuk memenuhi kehausanku yang amat sangat, paha Donny kuraih ke atas ranjang sehingga satukakinya menginjak ke kasur dan membuat posisi pantatnya menduduki wajahku. Dengan mudah tangan Donnymeraih dan meremasi susu-susu dan pentilku.
Sementara hidungku setengah terbenam ke celah pantatnya dan bibirku tepat di bawah akar pangkalkontolnya yang keras menggembung.
Gue menggosok-gosokkan keseluruhan wajahku ke celah bokongnya itu sambil tangan kananku ke atas untukngocok kontol Donny. Duh, Gue kini tenggelam dalam aroma nikmat yang tak terhingga. Gue menjadikesetanan menjilati celah pantat Donny.
Aroma yang menusuk dari pantatnya semakin membuat Gue liar tak terkendali. Sementara di bawah sanaRiko yang rupanya melihat bagaimana Gue begitu liar menjilati pantat Donny langsung dengan buasnyamenggenjot nonokku. Dia memperdengarkan racauan nikmatnya,
“Tante, nonokmu enak, Tante, nonokmu Gue entot, Tante, nonokmu Gue entot, ya, enak, nggak, heh?, Enakya, kontolku, enak Tante, kontolku?”. Gue juga membalas erangan, desahan dan rintihan nikmat yangsangat dahsyat. Dan ada yang rasa yang demikian exciting merambat dari dalam kemaluanku.
Gue tahu orgasmeku sedang menuju ke ambang puncak kepuasanku. Gerakkanku semakin menggila, semakincepat dan keluar dari keteraturan. Kocokkan tanganku pada kontol Donny semakin kencang. Naik-naikpantatku menjemputi kontol Riko semakin cepat, semakin cepat, cepat, cepat, cepat.
Dan teriakanku yang rasanya membahana dalam kamar pengantinku tak mampu kutahan, meledak menyertaibobolnya pertahanan kemaluanku. Cairan birahiku tumpah ruah membasah dab membusa mengikuti batangkontol yang masih semakin kencang menusukki nonokku.
Dan Gue memang tahu bahwa Riko juga hendak melepas spermanya yang kemudian dengan rintihan nikmatnyaakhirnya menyusul sedetik sesudah cairan birahiku tertumpah. Kakiku yang sejak tadi telah berada dalampelukannya disedoti dan gigitinya hingga meninggalkan cupang-cupang kemerahan.
Sementara Donny yang sedang menggapai menuju puncak pula, meracau agar Gue mempercepat kocokkankontolnya sambil tangannya keras-keras meremasi buah dadaku hingga Gue merasakan pedihnya. Dan saatpuncaknya itu akhirnya datang, dia lepaskan genggaman tanganku untuk dia kocok sendiri kontolnyadengan kecepatan tinggi hingga spermanya muncrat semburat tumpah ke tubuhku.
Gue yang tetap penasaran, meraih batang yang berkedut-kedut itu untuk kukenyoti, mulutku mengisap-isapcairan maninya hingga akhirnya segalanya reda. Jari-jari tanganku mencoleki sperma yang tercecer ditubuhku untuk Gue jilat dan isap guna mengurangi dahaga birahiku.
Sore harinya, walaupun Gue belum sempat merasakan getuk kirimannya yang kini berada dalam lemari eskudengan penuh semangat dan terima kasih Gue menelepon Olla.
Baca Juga Cerita Sex Perawan

“Wah, terima kasih banget atas kirimannya, ya. Karena sudah lama Gue tidak merasakannya, huh, nikmatbanget rasanya. Ada gurihnya, ada manisnya, ada legitnya”, kataku sambil selintas mengingat kenikmatanyang Gue raih dari Riko anaknya dan Donny temannya.
Olla tertawa senang sambil menjawab, “Nyindir, ya. Memangnya kerajinan tanduk dari Pucang (sebuah desadi utara Magelang yang menjadi pusat kerajinan dari tanduk kerbau) itu serasa getuk kesukaanmu itu.
N’tar deh kalau Gue pulang lagi, kubawakan sekeranjang getukmu”.Gue tersedak dan terbatuk-batuk. Mati Gue, demikian pikirku. Ternyata bingkisan dalam kulkas itu bukangetuk kesukaanku.

Hastag : #Cerita Sex , #Cerita Mesum , #Cerita dewasa , #Cerita Sex Terbaru , #Kumpulan Cerita Sex ,#Kumpulan Video Sex , #Video sex Terbaru , #Foto Bugil , #Kumpulan Foto Bugil

Bokep pasangan selingkuh ngewe di hutan

Nonton Bokep pasangan selingkuh ngewe di hutan perkosa cewek kampung sampe hamil
Download Video